Analisis Karakteristik Informasi Akuntansi BNI Ditinjau melalui CALK (Catatan Atas Laporan Keuangan)
Karakteristik Informasi Akuntansi
disini saya akan mengulas sedikit tentang laporan keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero) tbk dan entitas anak periode 2017 dan 2018
1. 1. Relevansi Informasi Akuntansi, apabila ditinjau melalui CALK maka bank BNI dikatakan relevan karna memaparkan metode pengukuran dan pelaporan sehingga dapat memperkuat laporan keuangan nya, berikut saya paparkan apa saja metode pengukuran dan pelaporan oleh bank bni
- Pengukuran setelah pengakuan awal, Aset keuangan dalam kelompok tersedia untuk dijual dan aset keuangan dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi diukur pada nilai wajarnya. Pinjaman yang diberikan dan piutang serta aset keuangan dimiliki hingga jatuh tempo dan liabilitas keuangan lainnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
- Penghentian pengakuan,
a. Aset keuangan dihentikan pengakuannya jika :
Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau Grup telah mentransfer haknya untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut atau menanggung liabilitas untuk membayarkan arus kas yang diterima tersebut secara penuh tanpa penundaan berarti kepada pihak ketiga dibawah kesepakatan pelepasan, dan antara (a) Grup telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset, atau (b) Grup tidak mentransfer maupun tidak memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset, tetapi telah mentransfer kendali atas aset. Ketika Grup telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau telah memasuki kesepakatan pelepasan dan tidak mentransfer serta tidak mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset atau tidak mentransfer kendali atas aset, aset diakui sebesar keterlibatan Grup yang berkelanjutan atas aset tersebut.
b. Aset keuangan dihentikan pengakuannya jika :
(1.) Pinjaman yang diberikan dihapusbukukan ketika tidak terdapat prospek yang realistis mengenai pengembalian pinjaman atau hubungan normal antara Grup dan debitur telah berakhir. Pinjaman yang tidak dapat dilunasi tersebut dihapusbukukan dengan mendebit cadangan kerugian penurunan nilai. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluarsa.
(2) Jika suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan dengan liabilitas yang lain oleh pemberi pinjaman yang sama pada keadaan yang secara substansial berbeda ,atau berdasarkan suatu liabilitas yang ada yang secara substansial telah diubah, maka pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan perbedaan nilai tercatat masing- masing diakui dalam laporan laba rugi.
- - Pengakuan pendapatan dan beban, Pendapatan dan beban bunga atas aset tersedia untuk dijual serta aset keuangan dan liabilitas keuangan yang dicatat berdasarkan biaya perolehan diamortisasi, diakui pada laporan laba rugi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan yang diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi diakui pada laporan laba rugi.
- - Pengakuan pendapatan dan beban, Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar atas aset keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok tersedia untuk dijual diakui secara langsung dalam laporan laba rugi komprehensif (merupakan bagian dari ekuitas) sampai aset keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau adanya penurunan nilai, kecuali keuntungan atau kerugian akibat perubahan nilai tukar untuk instrumen utang. Pada saat aset keuangan dihentikan pengakuannya atau dilakukan penurunan nilai, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam ekuitas harus diakui pada laporan laba rugi.
- - Reklasifikasi aset keuangan, Grup tidak diperkenankan untuk mereklasfikasikan setiap instrumen keuangan dari atau ke klasifikasi yang diukur pada “Nilai Wajar melalui Laporan Laba Rugi”, jika pada pengakuan awal instrumen keuangan tersebut ditetapkan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi.
Grup tidak boleh mengklasifikasikan aset keuangan sebagai investasi dimiliki hingga jatuh tempo, jika dalam tahun berjalan atau dalam kurun waktu 2 tahun sebelumnya, telah menjual atau mereklasifikasi investasi dimiliki hingga jatuh tempo dalam jumlah yang lebih dari jumlah yang tidak signifikan sebelum jatuh tempo (lebih dari jumlah yang tidak signifikan dibandingkan dengan jumlah nilai investasi dimiliki hingga jatuh tempo), kecuali penjualan atau reklasifikasi tersebut dimana:
a. Reklasifikasi aset keuangan dilakukan ketika aset keuangan sudah mendekati jatuh tempo atau tanggal pembelian kembali di mana perubahan suku bunga tidak akan berpengaruh secara signifikan terhadap nilai wajar aset keuangan tersebut;
b. terjadi setelah Grup telah memperoleh secara substansial seluruh jumlah pokok aset keuangan tersebut sesuai jadwal pembayaran atau Grup telah memperoleh pelunasan dipercepat; atau
c. terkait dengan kejadian tertentu yang berada di luar kendali Grup, tidak berulang, dan tidak dapat diantisipasi secara wajar oleh Grup.
- Reklasifikasi aset keuangan dari kelompok dimiliki hingga jatuh tempo ke kelompok tersedia untuk dijual dicatat sebesar nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi tetap dilaporkan dalam komponen ekuitas sampai aset keuangan tersebut dihentikan pengakuannya, dan pada saat itu keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam ekuitas harus diakui sebagai laba/rugi tahun berjalan.
- Reklasifikasi aset keuangan dari kelompok tersedia untuk dijual ke kelompok dimiliki hingga jatuh tempo dicatat pada nilai tercatat. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi harus diamortisasi menggunakan suku bunga efektif sampai dengan tanggal jatuh tempo instrumen tersebut.
- - Saling hapus, Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika Grup memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya maksud untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.
Hal yang berkekuatan hukum harus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan harus dapat dipaksakan di dalam situasi bisnis yang normal, peristiwa kegagalan atau kebangkrutan dari entitas atas seluruh pihak lawan.
- Pendapatan dan beban disajikan dalam jumlah neto hanya jika diperkenankan oleh standar akuntansi.
- Pengukuran biaya diamortisasi, Biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas keuangan adalah jumlah aset keuangan atau liabilitas keuangan yang diukur pada saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok pinjaman, ditambah atau dikurangi amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai pengakuan awal dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi penurunan nilai.
- Pengukuran nilai wajar, Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam suatu transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.
Jika tersedia, Grup mengukur nilai wajar dari suatu instrumen dengan menggunakan harga kuotasi di pasar aktif untuk instrumen terkait. Suatu pasar dianggap aktif bila harga yang dikuotasikan tersedia sewaktu-waktu dari bursa, pedagang efek (dealer), perantara efek (broker), kelompok industri, badan pengawas (pricing service or regulatory agency), dan merupakan transaksi pasar aktual dan teratur terjadi yang dilakukan secara wajar. Nilai wajar dapat diperoleh dari Interdealer Market Association (IDMA) atau harga pasar atau harga yang diberikan oleh broker (quoted price) dari Bloomberg atau Reuters pada tanggal pengukuran.
Jika pasar untuk instrumen keuangan tidak aktif, Grup menetapkan nilai wajar dengan menggunakan teknik penilaian
2. Reabilitas Informasi Akuntansi
- Estimasi periode antara terjadinya peristiwa dan teridentifikasinya kerugian ditentukan oleh manajemen untuk setiap portofolio yang diidentifikasi. Pada umumnya, periode tersebut bervariasi antara 3 sampai 12 bulan, untuk kasus tertentu diperlukan periode yang lebih lama.
- Grup pertama kali menentukan apakah aset keuangan signifikan secara individual. Apabila aset keuangan signifikan secara individual, maka Grup akan menentukan apakah terdapat bukti obyektif penurunan nilai secara individual atas aset keuangan. Jika Grup menentukan tidak terdapat bukti obyektif mengenai penurunan nilai atas aset keuangan yang dinilai secara individual, terlepas aset keuangan tersebut signifikan atau tidak, maka Grup memasukkan aset tersebut ke dalam kelompok aset keuangan yang memiliki karakteristik risiko kredit yang serupa dan menilai penurunan nilai kelompok tersebut secara kolektif. Aset keuangan yang penurunan nilainya dilakukan secara individual, dan untuk itu kerugian penurunan nilai telah diakui atau tetap diakui, tidak termasuk dalam penilaian penurunan nilai secara kolektif.
A. Aset keuangan yang dicatat berdasarkan biaya perolehan diamortisasi
- Perhitungan penurunan nilai secara individual
Bank menetapkan pinjaman yang diberikan yang harus dievaluasi penurunan nilainya secara individual, jika memenuhi salah satu kriteria di bawah ini:
- Pinjaman yang diberikan yang secara individual memiliki nilai signifikan dan memiliki bukti obyektif penurunan nilai; atau
- Pinjaman yang diberikan yang direstrukturisasi yang secara individual memiliki nilai signifikan.
Berdasarkan kriteria di atas, Bank melakukan penilaian secara individual untuk: (a) Pinjaman yang diberikan dalam segmen pasar korporasi dan usaha menengah dengan kolektibilitas kurang lancar, diragukan dan macet; atau (b) Pinjaman yang diberikan dalam segmen pasar korporasi dan usaha menengah yang direstrukturisasi.
Jumlah kerugian penurunan nilai diukur berdasarkan selisih antara nilai tercatat aset keuangan dengan nilai kini dari estimasi arus kas masa datang (tanpa memperhitungkan kerugian penurunan nilai dimasa datang yang belum terjadi) yang didiskontokan menggunakan tingkat suku bunga efektif awal dari aset keuangan tersebut. Nilai tercatat aset tersebut dikurangi melalui akun cadangan kerugian penurunan nilai dan beban kerugian diakui pada laporan laba rugi. Jika pinjaman yang diberikan atau aset keuangan dimiliki hingga jatuh tempo memiliki suku bunga variabel, maka tingkat diskonto yang digunakan untuk mengukur setiap kerugian penurunan nilai adalah suku bunga efektif yang berlaku yang ditetapkan dalamkontrak.
- Perhitungan penurunan nilai secara individual
Jika persyaratan pinjaman yang diberikan, piutang atau efek-efek yang dimiliki hingga jatuh tempo dinegosiasi ulang atau dimodifikasi karena debitur atau penerbit mengalami kesulitan keuangan, maka penurunan nilai diukur dengan suku bunga efektif awal yang digunakan sebelum persyaratan diubah.
Perhitungan nilai kini dari estimasi arus kas masa datang atas aset keuangan dengan agunan mencerminkan arus kas yang dapat dihasilkan dari pengambilalihan agunan dikurangi biaya-biaya untuk memperoleh dan menjual agunan, terlepas apakah pengambilalihan tersebut berpeluang terjadi atau tidak.
- Perhitungan penurunan nilai secara kolektif
Bank menetapkan pinjaman yang diberikan yang harus dievaluasi penurunan nilainya secara kolektif, jika memenuhi salah satu kriteria di bawah ini: Pinjaman yang diberikan yang secara individual memiliki nilai tidak signifikan; Pinjaman yang diberikan yang secara individual memiliki nilai signifikan namun tidak memiliki bukti obyektif penurunan nilai; atau Pinjaman yang diberikan yang direstrukturisasi yang secara individual memiliki nilai tidak signifikan.
3. 3. Komparabilitas atau Daya Bandin, Dalam hal ini bank BNI dibandingkan dengan Periode sebelumnya dimana giro nya untuk setiap tahun bertambah atau meningkat serta bila dibandingkan dengan anak nya yang bergenre syariah bank bni juga dapat dibandingkan artinya bank BNI sudah menerapkan karakteristik ini
GIRO PADA BANK INDONESIA CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
31 Desember/December |
2018 2017
![]()
Rupiah 27,877,724 26,321,196 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 7,713,519 6,379,521 United States Dollar
Total 35,591,243 32,700,717 Total
![]()
Bank dan Entitas Anak dipersyaratkan untuk memiliki Giro Wajib Minimum (GWM) dalam mata uang Rupiah dalam kegiatannya sebagai bank umum dan syariah, serta GWM dalam mata uang asing dalam kegiatannya melakukan transaksi mata uang asing.
The Bank and Subsidiaries are required to maintain minimum statutory reserves (GWM) in Rupiah for conventional and sharia banking and statutory reserves in foreign currencies for foreign exchange transactions.
BNI BNI
Pada tanggal 31 Desember 2018 dan 2017, Giro Wajib Minimum (GWM) Bank telah sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.15/15/PBI/2013 tanggal 24 Desember 2013 tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum Dalam Rupiah dan Valuta Asing Bagi Bank Umum Konvensional sebagaimana telah diubah beberapa kali dengan PBI No.17/11/PBI/2015 tanggal 25 Juni 2015, PBI No.17/21/PBI/2015 tanggal 26 November 2015, PBI No.18/3/PBI/2016 tanggal
10 Maret 2016, PBI No.18/14/PBI/2016 tanggal 18 Agustus 2016, PBI No. 19/6/PBI/2017 tanggal 17 April 2017 dan PBI No. 20/3/PBI/2018 tanggal 29 Maret 2018, yang masing-masing sebesar:
As of 31 December 2018 and 2017, the Bank's Minimum Statutory Reserve complies with Bank Indonesia (BI) Regulation No. 15/15/PBI/2013 dated 24 December 2013 which have been further amended with PBI No. 17/11/PBI/2015 dated
25 June 2015, PBI No.17/21/PBI/2015 dated 26 November 2015, PBI No. 18/3/PBI/2016 dated
10 March 2016, PBI No. 18/14/PBI/2016 dated
18 August 2016, PBI No. 19/6/PBI/2017 dated
17 April 2017 and PBI No. 20/3/PBI/2018 dated
29 March 2018 concerning Minimum Statutory Reserve of Commercial Banks with BI in Rupiah and foreign currency, which are as follows:
31 Desember/December
|
|
2018 |
|
2017 |
|
|
Rupiah |
|
|
|
Rupiah |
|
- GWM Primer |
6.50% |
|
6.50% |
Primary Minimum Statutory Reserve - |
|
Harian*) |
3.50% |
|
5.00% |
Daily*) |
|
Rata-rata*) |
3.00% |
|
1.50% |
Average*) |
|
|
|
|
|
Secondary Minimum - |
|
- GWM Sekunder**) |
- |
|
4.00% |
Statutory Reserve**) |
|
- PLM***) |
4.00% |
|
- |
PLM***) - |
|
Mata uang asing |
8.00% |
|
8.00% |
Foreign Currencies |
*) Mulai berlaku per 16 Juli 2018
**) Per 1 Juli 2017, excess GWM tidak diperhitungkan sebagai pemenuhan GWM Sekunder.
***) Per 16 Juli 2018, berdasarkan PBI No. 20/4PBI/2018 tanggal 29 Maret 2018, istilah GWM Sekunder berubah menjadi PLM (Penyangga Likuiditas Makroprudensial) dan GWM LFR berubah menjadi RIM (Rasio Intermediasi Makroprudensial)
GWM Primer adalah simpanan minimum yang wajib dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo Rekening Giro pada Bank Indonesia. GWM Sekunder dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) adalah cadangan minimum yang wajib dipelihara oleh Bank berupa SBI, Surat Utang Negara (SUN), Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan/atau excess reserve yang merupakan kelebihan saldo Rekening Giro Rupiah Bank dari GWM Primer, GWM LFR dan Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM). GWM LFR dan RIM adalah tambahan simpanan minimum yang wajib dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo Rekening Giro pada Bank Indonesia, jika LFR dan RIM Bank dibawah minimum LFR dan RIM target Bank Indonesia (80%) atau jika di atas maksimum LFR dan RIM target BI (92%) dan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Bank lebih kecil dari KPMM Insentif BI sebesar 14%.
Rasio Giro Wajib Minimum untuk rekening Rupiah dan mata uang asing (BNI saja) pada tanggal
31 Desember 2018 dan 2017 masing-masing sebesar:
The ratio of the Minimum Statutory Reserve requirement (BNI only) for its Rupiah and foreign currencies accounts as of 31 December 2018 and 2017, are as follows:
31 Desember/December
|
|
2018 |
|
2017 |
|
|
Rupiah |
|
|
|
Rupiah |
|
- GWM Primer |
6.53% |
|
6.57% |
Primary Minimum Statutory Reserve - |
|
Harian |
3.50% |
|
5.00% |
Daily |
|
Rata-rata |
3.03% |
|
1.57% |
Average |
|
- GWM Sekunder |
- |
|
15.18% |
Secondary Minimum Statutory Reserve - |
|
- PLM |
12.53% |
|
- |
PLM - |
|
Mata uang asing |
8.01% |
|
8.01% |
Foreign currencies |
BNI Syariah BNI Syariah
Rasio Giro Wajib Minimum (GWM) untuk rekening Rupiah dan mata uang asing pada tanggal-tanggal
31 Desember 2018 dan 2017 adalah sebagai berikut:
The Ratio of Mnimum Statutory Reserve Requirement (“GWM”) for its Rupiah and foreign currencies as of 31 December 2018 and 2017, are as follows:
| 31
Desember/December |
2018 2017
![]()
Rupiah 5.13% 7.25% Rupiah
Mata uang asing 1.64% 1.45% Foreign currencies
Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 6/21/PBI/2004 tanggal 3 Agustus 2004 tentang “Giro Wajib Minimum Dalam Rupiah dan Valuta Asing Bagi Bank Umum yang Melaksanakan Kegiatan Usaha Berdasarkan Prinsip Syariah” sebagaimana telah diubah dengan PBI No. 8/23/PBI/2006 tanggal 5 Oktober 2006, PBI No. 10/23/PBI/2008 tanggal 16 Oktober 2008 yang kemudian dicabut dan digantikan dengan PBI No. 15/16/PBI/2013 tanggal 24 Desember 2013, setiap bank diwajibkan memelihara GWM dalam Rupiah dan valuta asing yang besarnya ditetapkan masing- masing sebesar 5,00% dan 1,00% dari dana pihak ketiga dalam Rupiah dan valuta asing.
Saldo giro pada Bank Indonesia disediakan untuk memenuhi persyaratan GWM dari Bank Indonesia.
BNI Syariah telah memenuhi ketentuan Bank Indonesia tentang GWM per tanggal-tanggal 31 Desember 2018 dan 2017.
4. 4. Konsistensi
Grup menggunakan beberapa teknik penilaian yang digunakan secara umum untuk menentukan nilai wajar dari instrumen keuangan dengan tingkat kompleksitas yang rendah, seperti opsi nilai tukar dan swap mata uang. Input yang digunakan dalam teknik penilaian untuk instrumen keuangan di atas adalah data pasar yang diobservasi.
Untuk instrumen yang lebih kompleks, Grup menggunakan model penilaian internal, yang pada umumnya berdasarkan teknik dan metode penilaian yang umumnya diakui sebagai standar industri. Model penilaian terutama digunakan untuk menilai kontrak derivatif yang ditransaksikan melalui pasar over- the-counter, unlisted debt securities (termasuk surat utang dengan derivatif melekat) dan instrumen utang lainnya yang pasarnya tidak aktif.
Untuk instrumen keuangan yang tidak mempunyai harga pasar, estimasi atas nilai wajar efek-efek ditetapkan dengan mengacu pada nilai wajar instrumen lain yang substansinya sama atau dihitung berdasarkan arus kas yang diharapkan terhadap aset neto efek-efek tersebut.
Hasil dari suatu teknik penilaian merupakan sebuah estimasi atau perkiraan dari suatu nilai yang tidak dapat ditentukan dengan pasti, dan teknik penilaian yang digunakan mungkin tidak dapat menggambarkan seluruh faktor yang relevan atas posisi yang dimiliki Grup. Dengan demikian, penilaian disesuaikan dengan faktor tambahan seperti model risk, risiko likuiditas dan risiko kredit counterparty. Berdasarkan kebijakan teknik penilaian nilai wajar, pengendalian dan prosedur yang diterapkan, manajemen berkeyakinan bahwa penyesuaian atas penilaian tersebut di atas diperlukan dan dianggap tepat untuk menyajikan secara wajar nilai dari instrumen keuangan yang diukur berdasarkan nilai wajar dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. Data harga dan parameter yang digunakan didalam
prosedur pengukuran pada umumnya telah direview dan disesuaikan jika diperlukan, khususnya untuk perkembangan atas pasar terkini.
- Pada saat nilai wajar dari unlisted equity instruments tidak dapat ditentukan dengan handal, instrumen tersebut dinilai sebesar biaya perolehan dikurangi dengan penurunan nilai. Nilai wajar atas pinjaman yang diberikan dan piutang, serta liabilitas kepada bank dan nasabah ditentukan menggunakan nilai berdasarkan arus kas kontraktual, dengan mempertimbangkan kualitas kredit, likuiditas dan biaya.
- Semua aset dan liabilitas dimana nilai wajar diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan dapat dikategorikan pada level hirarki nilai wajar, berdasarkan tingkatan sebagai berikut:
a. Tingkat 1: Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dari pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik.
b. Tingkat 2: Input selain harga yang dikutip dari pasar yang disertakan pada tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset dan liabilitas, baik secara langsung (yaitu sebagai suatu harga) atau secara tidak langsung (sebagai turunan dari harga).
c. Tingkat 3: Input untuk aset atau liabilitas yang tidak didasarkan pada data pasar yang dapat diobservasi (informasi yang tidak dapat diobservasi.
Kesimpulannya adalah Bank Negara Indonesia ( Persero) Tbk sudah melengkapi elemen elemen dalam keuangan maka dapat dipastikann bahwa bank BNI sudah berkualitas.
Kereeeeennnnnn. Terimakasih
BalasHapusgooood banget
BalasHapusIce cream mantepp
BalasHapusBermanfaat sekali kk
BalasHapussangat informatif sekali kak, mantul
BalasHapusWahhh.... Good job... Sukses terus heppy. Sangat bermanfaat.
BalasHapusGood job kk ..
BalasHapusSangat membantu saranghae ❤️
Bagus sekali sangat bermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat dan sangat membantu
BalasHapusSangat mudah untuk dipahami, semoga bermanfaat
BalasHapussangat bermanfaat dan terimakasih telah berbagi ilmu~
BalasHapusSukses kak,sangat membantu:")
BalasHapusSangat bermanfaat ka mantapp
BalasHapusSangat bermanfaat sekali
BalasHapusSangat membantu. Terima kasih
BalasHapusSangat membantu, terima kasih banyak
BalasHapusKeren banget terimakasih ilmunya..
BalasHapusMantulll. Terima kasih ilmunyaaa
BalasHapusSangat membantu Terima kasih
BalasHapusSangat membantu Terima kasih
BalasHapusSangat bermanfaat ilmu nya,terima kasih👍🏻
BalasHapusBermanfaat sekali materinya, terima kasih👌👍
BalasHapusBermanfaat sekali materinya, terima kasih👌👍
BalasHapusPenulisan bagus. Sangat Bermanfaat. Terima Kasih.
BalasHapusBermanfaat sekali, makasii🙂
BalasHapusBermanfaat sekali, Terimakasih🙏🏻😊
BalasHapusGood job kak
BalasHapusKeren, nambah ilmu jadinya
BalasHapusInformasi nya sangat bermanfaat. Trims
BalasHapusInformasi nya sangat bermanfaat. Trims
BalasHapusGood kaka
BalasHapusKeren keren
BalasHapusSangat berguna
BalasHapusTerimakasih atas infonya☺️
BalasHapusGood kakak infonya
BalasHapusMantap kk sukses selalu kk
BalasHapusBagus sekali infonyaa
BalasHapusSangat bermanfaat terimakasih
BalasHapusKerenn,sukses terus py
BalasHapusbermanfaat bangettt, semangatt terus heppyyy
BalasHapusMantapp sangat bermanfaat 👍🏻
BalasHapusBermanfaat sekali
BalasHapusWaw bagus banget, sangat bermanfaat
BalasHapusKeren kalii, sangat bermanfaat sekali
BalasHapusBermanfaat sekali, Terimakasih
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat kak👍
BalasHapusTugas sudah diterima, terimakasih
BalasHapusBaik bu Terimakasih 🙏
Hapus